Skip to main content

Terima kasih @jalinmerapi

@jalinmerapi merupakan salah satu akun dari antara jutaan pengguna situs mikroblogging Twitter. Dikelola oleh administrator Jaringan Informasi Lingkar Merapi (JALIN MERAPI), dibangun sejak tahun 2006 untuk menyediakan informasi aktual dari seputar Gunung Merapi dan tahun 2010 ini dikembangkan untuk mendukung tanggap darurat (Disadur dari laman Jalin Merapi).

Sebagai masyarakat umum yang berdomisili di luar provinsi DIY akan sangat membutuhkan informasi seputar erupsi Merapi yang aktual, langsung dari sumber kejadian. Untuk memenuhi hal itu, JALIN MERAPI memberikan solusi. Saya sendiri terus memantau informasi perkembangan kondisi pengungsi Merapi yang terus disediakan oleh JALIN MERAPI langsung di situs jejaring sosial Twitter melalui akun @jaringmerapi.

Setiap "kicauan" @jalinmerapi menginformasikan hal-hal aktual, terkhusus koordinasi para relawan di lapangan.

Semenjak saya menjadi pengikut @jalinmerapi di twitter, jendela twitter saya dipenuhi "kicauan" dari @jalinmerapi. @jalinmerapi berkicau meminta bantuan, berkicau memanggil rekan, berkicau melihat korban Merapi hingga berkicau mengarahkan alur lalu lintas. @jalinmerapi sangat rajin berkicau. Tak lebih dari 10 detik, dia akan berkicau lagi. Seperti inilah kicauannya



Infomasi yang disediakan rekan-rekan relawan dari Jaringan Informasi Lingkar Merapi sangat berarti. Terima kasih untu setiap 'kicauan' di Twitter. 

Comments

Popular posts from this blog

Pentas Seni dan Budaya Indonesia di UKSW

Senin 17 Mei 2011, acara Pentas Seni Budaya Indonesia (PSBI) dibuka di Balairung Utama (BU) UKSW. PSBI akan berlangsung pada tanggal 16-19 Mei 2011 dan diikuti oleh 19 etnis se-Indonesia yang ada di UKSW.  UKSW memang sangat identik dengan keberagaman latar belakang budaya mahasiswanya, tersebar dari Sabang hingga Merauke. Setiap tahun acara serupa dilaksanakan di UKSW yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa Universitas (SMU) sebagai lembaga eksekutif mahasiswa. Di acara ini mahasiswa UKSW berkesempatan untuk menunjukkan karakteristik etnisnya seperti makanan khas, pakaian daerah, ornament/atribut, tarian, lagu daerah hingga miniature rumah adat. Lompat batu Nias Sesaat setelah acara dibuka, pertunjukan pertama dari etnis Nias dengan tarian dan lompat batunya. semua penari adalah laki-laki. Tariannya seperti tari perang, para penari membawa parang yang panjang, tombak dan perisai. Salah satu dari penari mengambil peran seperi komando pasukan yang memberi semanga...

Ma' tutu nene'

Budaya orang Indonesia menekankan kepada setiap generasi agar mengetahui garis keturunannya hingga beberapa generasi ke belakang. Orang-orang tua akan menurunkan silsilah keluarga itu kepada anak-anaknya secara lisan. Inilah yang menjadi salah satu faktor yang membuat kekeluargaan masyarakat Indonesia sangat erat, dan menjadi ciri tersendiri dalam tatanan masyarakat global.  Warisan budaya lokal kita sebagai masyarakat Indonesia sangatlah kaya. Ditambah dengan kearifan lokal yang terbentuk dalam pergaulan masyarakat sehari-hari semakin membuat kita bangga sebagai masyarakat Indonesia.  Tantangan bagi generasi muda untuk menjaga nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan oleh para pendahulu. Warisan budaya menjadi hal esensial untuk tetap kita jaga. Siapapun kita, baik birokrat ataupun sebagai penghulu adat.  Saya sendiri yang tumbuh dan berkembang dalam budaya Toraja sangat ditekankan untuk mengerti akan nilai-nilai budaya Toraja. Itu bukan menjadi pelajaran formal di sek...

Barang Mahalnya Toraja

Kerbau belang seharga Rp.180.000.000 Salah satu destinasi wisata Toraja yang tak kalah menarik adalah pasar hewan di daerah Bolu, Rantepao – Toraja Utara. Masyarakat Toraja lebih mengenalnya sebagai ‘ pasa’ tedong’ (baca: ‘pasar kerbau’). Hal yang wajar jika disebut pasar kerbau karena mamalia tesebutlah yang paling banyak diperjual-belikan di sana. Hanya ada dua jenis hewan mamalia di jual di pasar hewan tersebut, jenis yang kedua adalah babi. Aktivitas di pasar kerbau tidak dilaksanakan setiap hari, hanya dilakukan sekali dalam 6 hari. Jadi, jika seseorang berkunjung ke pasar kerbau bukan pada hari pasar, maka lokasi yang dijadikan pasar kerbau tersebut tak jauh beda dari tanah kosong biasa yang dilengkapi dengan kios-kios dagang. Tanggal 22 Desember 2011, saya sengaja ikut om ke Rantepao yang akan beli perlengkapan bangunan dan beli babi untuk acara natal di Bastem. Momentum yang saya kejar adalah pasar kerbau di Rantepao, kebetulan hari itu adalah hari ‘pasa’ tedong’....