Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Pendidikan

Menyekolahkan Anti Korupsi

Stop Korupsi Hari ini (Jumat 03 Februari 2012) ada perkembangan baru yang dilakukan KPK dalam penanganan kasus suap wisma atlet Palembang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Abraham Samad selaku ketua KPK dalam jumpa pers di gedung KPK. Dikatakan bahwa KPK menetapkan seorang lagi tersangka baru dalam kasus wisma atlet yang menyeret M. Nazaruddin selaku mantan Bendahara Umum PD. Tersangka baru yang dimaksud adalah seorang perempuan berinisial AS. Peningkatan status seorang AS yang awalnya sebagai saksi menjadi tersangka ini merupakan hasil pengembangan dalam proses penyelidikan yang dilakukan KPK. Publik dengan gampang bisa menebak bahwa AS yang dimaksud Ketua KPK adalah Angelina Sondakh.  Peningkatan status AS menjadi tersangka sebenarnya bukan berita baru. Publik sudah lama menunggu-nunggu kejelasan penanganan kasus wisma atlet yang ditangani oleh KPK untuk membukanya secara terang benderang. Masih banyak nama pejabat yang ikut terseret dalam kasus tersebut. Di...

Pengajar yang berdampak

Pendidikan merupakan kebutuhan pokok dan wajib bagi perkembangan dan kemajuan peradaban manusia. Tingkat pendidikan suatu masyarakat akan menjadi indikator perkembangan masyarakat itu sendiri. Untuk mencapai taraf idealnya maka seluruh stakeholder dalam masyarakat dituntut untuk bahu membahu menumbuhkembangkan masyarakat yang terdidik. Dalam konteks Negara, Republik Indonesia juga turut terlibat dalam pengaturan pendidikan bagi rakyatnya. Hal ini terlihat jelas dalan konstitusi Negara Indonesia dimana dinyatakan bahwa salah satu  tugas dan tanggung jawab Negara adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan tidak hanya dikiblatkan untuk mengembangkan serta memperkaya ilmu pengetahuan individu (sains), namun lebih dari itu. Berbicara mengenai pendidikan juga berbicara mengenai tanggung jawab moral. Manusia terdidik akan melaksanakan tuntunan hidupnya secara arif dan bijak serta berwawasan luas dalam memandang sebuah objek.